Reinkarnasi Wisata Bahari

Desember 23, 2008 at 6:37 pm 18 komentar

Siapa yang nggak tau Tegal?

Pasti ingatannya deket banget sama yang namanya Warteg. Lalu, ada yang tau nggak kalo Tegal itu juga daerah pesisir pantai utara? Buat yang sering mudik mungkin tau banget Tegal itu adalah bagian dari jalur pantai utara Jawa Tengah, dimana pengguna jalur pantura bisa menatap langsung ke laut saat melintasi jalur tersebut.

Di Tegal juga ada Pangkalan TNI-AL, yang sekarang gedungnya bercat putih biru, letaknya berseberangan dengan Kantor Pos Tegal. Hingga saat ini, tidak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidup dari sumber daya laut.

Kebaharian Tegal sebetulnya sudah dari dulu terkenal, salah seorang kenalan dari Makassar pernah mengatakan bahwa dulu dia mendarat dari perjalanan lautnya di pelabuhan Tegal, bukan Cirebon, bukan Jakarta. Setelah akhirnya terjadi pendangkalan di pelabuhan lama, pelabuhan digeser ke sisi barat. Sewaktu pelabuhan masih di utara Balai Kota lama, di sisi timur pelabuhan dikembangkan menjadi objek wisata Pantai Alam Indah (PAI). Ketika aku kecil, rasanya masih bagus, masih ada kebun binatang mini, masih bisa dikatakan layak jadi objek wisata. Pada perkembangannya, PAI mengalami kemerosotan, tak banyak yang bisa ditawarkan oleh objek wisata yang dikelola Pemkot Tegal ini. Hingga kawasan PAI hanya dikenal sebagai ajang pacaran dan lahan konser musik.

Akhir 2008 ini, PAI yang “mati suri” bangkit kembali, dalam bentuk yang sedikit banyak berbeda. Wisata PAI dikemas dengan Wisata Monumen Bahari dan wahana wisata air semacam Water Boom yang baru saja diresmikan tanggal 20 Desember 2008 kemarin.

Water Boom

PAI berreinkarnasi, dan menurutku wisata ini cukup menjawab kehausan masyarakat akan wisata edukasi, karena memang jarang ada di wilayah Tegal. Monumen Bahari memberikan pengetahuan melalui koleksi pesawat tempur, tank, senjata perang, repelika kapal, dan lain sebagainya.

Pesawat1

Minggu, 21 Desember 2008, sehari setelah peresmian, banyak masyarakat yang datang dari berbagai penjuru daerah di Tegal hendak menikmati udara pantai atau hanya berfoto di depan kendaraan-kendaraan perang yang didatangkan dari berbagai wilayah di Indonesia.

PAIpai

Namun sayangnya, kenyamanan pengunjung cukup terganggu dengan adanya genangan air di beberapa ruas jalan, dan juga tampaknya belum ada area parkir yang memadai. Sebut saja ini PR untuk Pemkot Tegal, selain membuat Peraturan Daerah berkenaan dengan wisata tersebut yang konon kabarnya belum juga “matang”. Nakhoda kapal Kota Tegal baru, semoga Tegal terus melaju.

Entry filed under: Wisata. Tags: .

Aksi Demo Mulai mengakhiri

18 Komentar Add your own

  • 1. escoret  |  Desember 25, 2008 pukul 7:24 am

    hahahhahah..tegal2….
    kotanya lucu…….aku suka logat tegal..hehheheh

    kmrn 3 jam transit tegal….behh..puanaseeeeeeeeeeee

    Balas
  • 2. soulharmony  |  Januari 6, 2009 pukul 11:34 am

    Kunjungan Perdana !!!!!!!!!!!
    Salam dari Blogger KalSel

    Balas
  • 3. Hasan  |  Januari 6, 2009 pukul 12:14 pm

    Alinea terakhir…soal banjir itu lho jeng. Menurut sebuah harian Ibukota, Rob di sekitar situ disebabkan drainase fasilitas wisata PAI yang nggak bener….
    kalo dah gitu kan bussines as usual…lama-lama kembali mati suri…
    ***salut buat ‘liputannya’***

    Balas
  • 4. gde sebayu  |  Januari 16, 2009 pukul 2:30 pm

    mbak, boleh berbagi informasi ndak, kalau ditegal yang ada pengrajin/penjualn kain batik khas tegal ada dimana. saya sedang mencari batik khas tegal itu

    informasi bisa dikirim via email:gde.sebayu@gmail.com

    matur suwun banget atas informasinya

    Balas
  • 5. wildanoke  |  Januari 29, 2009 pukul 11:53 am

    heheheheh…..

    Balas
  • 6. Khoirul huda  |  Februari 1, 2009 pukul 12:18 pm

    ha ha ha kok jd teringat iklan d tv yang da cewek lg foto kopi n tanya arsip yang aslinya mana? ya krn gr cowok tsb(tukang foto kopi)spontan jawab”tegal”,met kenal aja yach

    Balas
  • 7. sayur asem  |  Februari 8, 2009 pukul 6:14 pm

    wah congrats buat warganya, punya sarana piknik ‘baru’ Semoga makin mengena dengan slogannya : Tegal kotanya Bahri eh .. kota bahari
    Salam.

    Balas
  • 8. masmpep  |  Februari 9, 2009 pukul 12:35 pm

    saya baru tiga tahun mukim di tegal. namun belum pernah ke PAI dan Purin. ke Randusanga malah pernah. kebetulan bareng teman-teman. saya lebih menyukai gunung, sehingga ke cacaban, atau guci pernah beberapa kali.

    namun setelah ada monumen bahari, saya berniat ke PAI. saya berharap monumen itu berisi pengetahuan berguna. misalnya sejarah bahari kita, karena korps marinir kita lahirnya di Tegal. di kalibakung pula pusat pendidikan AL pertama ada. kepala sekolahnya R.E. Martadinata. lulusannya a.l. Ali Sadikin.

    mudah-mudahan yang dinamakan museum itu bukan hanya pajangan alutsista aja…

    (nek mau jadi anggota waroengtegal gimana ya. atau saya didaftarkan ya).

    salam.
    masmpep.wodrpress.com

    Balas
  • 9. ding muhammad  |  Februari 10, 2009 pukul 2:14 am

    PAI emang pas buat yg sdg pacaran, semua fasilitas ada termasuk tempat buat cekin (sebuah hotel), kq tempat yg satu ini gak disinggung???

    Balas
  • 10. Denny Eko Prasetyo  |  Februari 12, 2009 pukul 10:08 pm

    wah, rupanya ga hanya semarang aja yang tergenang, hahaha…

    btw flashdiskmu mbak… kapan bisa ambil? aku jarang ke kampus nih…

    Balas
  • 11. ofa ragil boy  |  Februari 16, 2009 pukul 8:31 pm

    oh aku dadi merinding, soale aku kangen banget karo tegal, salam kabeh kanggo blogger tegal,

    jadi pengin ke kampung nieh

    Balas
  • 12. Indrayana MB.  |  Februari 18, 2009 pukul 6:34 pm

    Yup…

    Mengunjungi para Apel, sekalian kenalan, kalo boleh… Boleh nggak ya…???
    Secara nggak bisa ikutan KOPDAR, KOLUKA de el el…

    Balas
  • 13. wisnu  |  Februari 19, 2009 pukul 4:44 pm

    uiui makanya berkunjungnya ke kabupaten tegal aja , hehehe =)

    Balas
  • 14. Arry  |  Mei 9, 2009 pukul 6:17 pm

    huiiiiii…….

    aku cinta TEGAL
    aku cinta Pantai

    TEGAL kota yang indah permai
    buat pak Walikota,,,
    tingkatkan teruzz ya???????

    Balas
  • 15. Irkham F  |  Juni 15, 2009 pukul 12:11 am

    aku asli tegal, seneng and bangga jadi orang tegal, muatlah sebanyak-banyaknya tentang kota tegal, kab. tegal dan sekitarnya mari kita bangun tegal dengan potensi di diri kita masing-masing salam buat orang tegal semua terutama yang ada di bandung…….

    Balas
  • 16. Yulia (purworejo)  |  September 27, 2009 pukul 12:45 pm

    uwwwaaaaahhh……….
    dlu lox dnger TEGAL, ingetnya cm cici tegal doank.
    Skarang, gara2 lagi dpet gbetan police from Tegal, apapun tentang tegal psti gw gebet jg cieeehhh!!! hweheee…

    Balas
  • 17. Rizki  |  September 28, 2009 pukul 8:36 am

    pak walikota tingkatkan OW PAI mnjadi OW yng aman,indah,sejuk dan mengasikkan

    Balas
  • 18. Rizki  |  September 28, 2009 pukul 8:40 am

    aku bangga menjdi msyarakat kota tegal,akan tetapi kita jarang melihat konser kesenian ditegal sperti Band papan atas,lomba kesenian antar sekolah,kesenian asal daerah, dll

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Overview

Imagining

Pemilik blog ini adalah Ari, mahasiswi yang sedang merintis jalan untuk menyelesaikan studi Ilmu Ekonomi di Semarang. Banyak cerita tentang kehidupan mahasiswi perantauan ini, dan selengkapnya ada di blog Hijau | Biru ini.

Statistics

  • 44,489 kicks

Arsip


%d blogger menyukai ini: