Dari Kota Naik ke Desa
Juni 30, 2008
Hampir sebagian banyak mahasiswa pernah mengalami KKN (Kuliah Kerja Nyata), yang lamanya 3 bulan, yang lamanya 1 bulan, yang di desa pelosok, yang di desa menyedihkan, KKN bakal dilalui hampir tiap mahasiswa di Universitas Negeri. Seperti halnya mahasiswa lainnya, aku juga mau KKN. Kebetulan semester ini nggak ada program KKU (Kuliah Kerja Usaha) yang objeknya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah, jadi mau nggak mau harus mau ikut KKN di desa. Lamanya KKN sekitar 45 hari, dan berangkatnya 2 minggu lagi.
Bersyukur banget aku bisa ikut KKN di semester 6, KKN paling cepet yang bisa ditempuh mahasiswa angkatanku. Selain itu juga normalnya saat ini bukan musim penghujan, jadi tidak terlalu repot kalo harus bolak-balik ke Semarang. Bagiku, KKN ini bukan hal yang terlalu menyedihkan. Dari 3 Kabupaten objek KKN, yaitu Kab. Semarang, Kab. Kudus, dan Kab. Jepara, aku dapat di Kab. Semarang, tepatnya di Kecamatan Bergas. Sekilas, Bergas itu daerah terdekat dari Kota Semarang, dari tempat tinggalku sekarang jaraknya hanya sekitar 25 Km, daerahnya adalah daerah dataran tinggi yang dilalui kalau menempuh perjalanan ke Bandungan atau Gunung Ungaran, Bergas memiliki cukup banyak pabrik besar, serta beberapa hotel-motel yang selalu ada kamar!!!. Aku masih beruntung dapat daerah yang dekat dengan akses transportasi-komunikasi yang lumayan mudah, dibandingkan kalau harus ke Dawe atau Jekulo Kudus, yang kata temen-temen akses jalannya buruk, begitupun kalau ke Mayong, Pecangakan, atau daerah lain di Jepara. Yang bikin nggak beruntungnya, 3 RT di desa KKN-ku adalah daerah hitam, lokalisasi tak berijin. Sound bad, tapi sepertinya nggak apalah, lagian program KKN-nya ditentuin, yaitu PBA (Pemberantasan Buta Aksara). Orang-orang yang tinggal di daerah hitam itu pasti udah bisa baca, tulis, hitung, sebab udah bisa baca duit.
So far, persiapannya udah sampai kenalan sama perangkat desa dan beberapa masyarakatnya, udah jalan-jalan juga. Tinggal menunggu detik-detik keberangkatan setelah aku menyelesaikan ujian semester pekan depan. Mungkin pada saat aku KKN nanti, aku agak kesulitan terkoneksi dengan internet, paling mengandalkan handphone untuk bekomunikasi atau hanya sekedar chit-chat.
13 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1.
sesy | Juni 30, 2008 at 8:49 pm
KKN kan kuliah nyambi piknik ri, ati2 jgn mpe cinlok.
2.
mizan | Juni 30, 2008 at 9:33 pm
Wah yang mau KKN, ditunggu postingan tentang suasana KKN-nya
3.
escoret | Juli 1, 2008 at 3:21 pm
wah,jd inget jaman kuliah…
eh,kkn rawan cinta lokasi lho..kekkeke
4.
thiunk | Juli 2, 2008 at 2:27 pm
enak oh ri ada sampingane heee just kidding
5.
inikian | Juli 4, 2008 at 3:58 pm
bener..KKN itu identik sama cinta lokasi
6.
traju | Juli 5, 2008 at 7:28 pm
baik2 disana yaa sayang…
7.
nabila | Juli 12, 2008 at 4:58 pm
wah,,pasti asyik!
8.
sesy | Juli 14, 2008 at 10:19 am
Ju rajin2 klaim ari, ntar di pdkt org lho.he he he
9.
bakhtiar | Juli 16, 2008 at 6:05 pm
donge KKN-e ning traju bae oh.wkekekeke
10. Bukuku Bukumu (part II) « Will you keep on dreaming or live your dream? | Agustus 12, 2008 at 10:45 pm
[...] ini sebenarnya Ari, salah satu toekang loenpia yang sedang menjalankan KKN juga sedang membantu remaja di tempatnya bertugas untuk membangun perpustakaan lokal. Tetapi karena [...]
11.
ali | September 22, 2008 at 11:59 am
hallo, salam kenal. KKN buat mengenal dunia tuh, masih banyak daerah yang amazing diluar sana. di jawa pun masih banyak daerah yg belum terjamah
12.
Ari | Oktober 4, 2008 at 3:33 pm
hai, wah seru tuh.. berkunjung ya… tuker link dong…
13.
ozenk | Oktober 30, 2008 at 10:54 pm
hah KKN…belum pernah tuch ngrasain……